Oct 21 2008

risna

Tanya Kenapa

Filed under unek-unek

Kemarin terpikir, kenapa ya kalau ketemu orang di Internet, kenal-kenalan, saling bertegur sapa, itu bisa dilakukan dengan mudah. Perasaan kalau di jalan tiba-tiba ada yang mengajak ngobrol, kita pasti memandang penuh kecurigaan.

Kenapa yah kalau di internet kita dengan mudah menggapprove orang menjadi teman kita, mungkin dengan tujuan biar daftar teman kita banyak dan kita seperti orang yang gaul abis, padahal kalau di dunia nyata tetep aja ada yang merasa ga punya temen dan bahkan kesepian.

Kenapa ya kalau di internet kita mudah sekali memberikan senyuman atau menunjukkan emosi kita dengan emoticon yang ada, tapi di dunia nyata apa kita dengan mudah tersenyum dengan orang asing yg tidak kita kenal? kita bisa dengan mudah menunjukkan kita senang atau marah, tapi di dunia nyata ada banyak orang yang tidak mau tersenyum dengan orang yang dia kenal atau banyak juga sih yg senyum terpaksa. Yang pasti banyak orang yang pura-pura tidak marah dengan bilang ga ada apa-apa, padahal hatinya mungkin membara. Padahal bukannya lebih mudah berpura-pura di internet ya harusnya?

Ada yang bilang, itulah dunia maya, namanya juga dunia maya, kita bisa jadi siapa aja. Padahal ga harus begitu kan?. Jaringan pertemanan di dunia maya di buat untuk menjembatani antara dunia nyata dan dunia maya. Buat gue internet bukan sebuah tempat maya. Internet adalah salah satu dari sekian banyak alat berkomunikasi dengan teman-teman yg terpisah oleh jarak.

Tapi pertanyaannya adalah, kenapa sih orang suka banget hidup dalam kepalsuan? mungkin ga puas dengan hidupnya jadi pengen hidup dalam dunia mimpi yg diciptakan? ah sudahlah, bisa tak habis-habis pertanyaanku nanti.

No responses yet

Oct 20 2008

risna

Nyoba posting di blog friendster

Filed under iseng

Sekarang blog Friendster udah lebih baik ga ya kira-kira. Kalau liat dari templatenya sih malahan udah pake template wordpress segala. Terakhir berenti posting disini karena tiap mau posting mau loading halaman menulisnya selalu lama. Kita liat apakah posting satu ini berhasil.

2 responses so far

Dec 19 2007

risna

I’ll be home for XMas

Filed under Chiang Mai

Setelah berbulan-bulan di negeri orang, akhirnya sampai juga ke waktu untuk pulang kampung. Senangnya…

Rindu kampung halaman? well yeah tentu saja, seenak-enaknya di negeri orang, lebih enak negeri sendiri. Walaupun hanya akan berada 2 minggu dengan beberapa kota yang akan dikunjungi, rasanya senang banget.

Pulang untuk pertama kalinya setelah sekian lama jadi orang asing. Dalam waktu sekitar 7 bulan, banyak hal yang baru yang bisa gue pelajari di sini. Mulai dari belajar bahasa, bersusah payah berkomunikasi dengan orang lokal. Memberanikan diri menyetir sendirian. Menikmati koneksi internet yang cukup kenceng di bandingkan yg pernah di dapat sebelumnya sehingga punya kesempatan cukup banyak untuk belajar dari YouTube. Memaksakan diri untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris dengan sesama orang asing di Thailand. Mencicipi makanan pedas tapi enak yang "berbeda" dari biasanya. Merasakan rindu makanan Indonesia yang selama ini tidak dipandang sebelah mata karena terlalu melimpah di Indonesia (contohnya tempe dan Indomie Kari Ayam selain teh botol sosro tentunya).

Hehehe kalau rindu keluarga mah udah biasa sejak jadi anak mahasiswa, jadi ya harap maklum kalau sudah gak sentimentil soal rindu keluarga :P

Anyway, I’ll be home for XMas, hip hip hurray :)

One response so far

Aug 29 2007

risna

Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri

Filed under quote

Pepatah berkata :  

Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, lebih senang di negeri sendiri.

Setelah beberapa bulan jauh dari tanah air, kemarin kami melapor ke KBRI Bangkok. Rasanya seperti pulang ke Indonesia. Kami bertemu dengan banyak orang Indonesia, makan di kantin dengan makanan Indonesia, dan tentu saja berurusan dengan birokrasi Indonesia hehehe..

Anyway, orang-orang selalu bertanya, ga kangen rumah? well.. sebenernya apa sih yang kita sebut rumah itu? apakah rumah itu tempat orang tua kita berada? kota kelahiran? atau apa? Buat gue yang numpang lahir di Jakarta dan melewatkan masa kecil di Medan dan lebih 10 tahun tinggal di Bandung, gue tidak tau yang mana kota yang gue sebut rumah.

Walaupun demikian, gue mulai kangen dengan hal-hal yang ada di Indonesia. Gue mulai merasakan ada hal-hal yang memang menyenangkan di sini, tapi juga ada hal yang hanya bisa diperoleh di tanah air. Makanan di sini emang enak, tapi makanan Indonesia gak kalah enak (terutama masakan mama dan mama mertua). Di sini ga ada tempe, teh botol, ga ada Indomie, ga ada Indocaffe Cappucino. Di sini ada tahu, teh hijau, ada mie instan ada kopi instan dengan merek yang berbeda. Gue ga berniat terlalu promosi merek tertentu, tapi sejujurnya segala yang hanya ada di Indonesia rasanya beda! (dalam arti lebih enak buat gue). Mungkin ini yang dimaksud oleh pepatah di atas, seenak enaknya di negeri orang, lebih enak di negeri sendiri walaupun hujan batu di negeri sendiri.

Untungnya, setelah sebelumnya kami bertemu di gereja dengan beberapa orang Indonesia, setelah berkunjung ke KBRI, setelah ada teman yang pulang ke Indonesia selama seminggu,  kami bisa sedikit demi sedikit mengobati kerinduan kami. Ah rasanya seperti baru berkunjung ke Indonesia saja :)

No responses yet

Aug 14 2007

risna

Eliminasi atau Seleksi Alam?

Filed under unek-unek

Sulit untuk menuliskan di sini. Tapi rasanya ingin menuliskannya. Tulis..nggak..tulis… nggak.. dilema…

Bingung…
hari ini ada beberapa hal yang membuat ingin menuliskannya tapi ga penting juga sih

Anyway, cuma lagi merasa dieliminasi aja sih… bukan..gue ga ikutan kontes apapun kok, tapi ya itu secara tidak sadar dalam hidup ini ada juga proses eliminasi (dan mungkin mengeliminasi).

Kalo minjem istilah Charles Darwin dalam teori Evolusi, mungkin ini yang namanya "Seleksi Alam". Ya..gue tersisih dan tidak maju ke level berikutnya (atau mungkin secara tidak sadar gue yang sudah memilih untuk tidak diseleksi di babak berikutnya?).

Ga tau deh.. ga merasa mengeliminasi atau menyeleksi sih ya. Tapi mungkin juga hal itu tidak disengaja. Mungkin juga itu itu gara-gara keadaan sudah berbeda. Mungkin karena ada rasa yang dirasa-rasa dan mungkin yang dimungkin mungkinkan.

Naon sih!! udah ah, ga jelas gini. Emang ga jelas sih hehehe…

Sekedar mengeluarkan unek-unek tentang apa yang dipikirkan tentang kemungkinan-kemungkinan dan tentang yang dirasa-rasa.

One response so far

Jun 24 2007

risna

Future..

Filed under Music

Tadi siang tiba-tiba hari ini teringat lagu ini:

Que Sera Sera

When I was just a little girl

I asked my mother, what will I be

Will I be pretty, will I be rich

Here’s what she said to me.

Que Sera, Sera,

Whatever will be, will be

The future’s not ours, to see

Que Sera, Sera

What will be, will be.

When I was young, I fell in love

I asked my sweetheart what lies ahead

Will we have rainbows, day after day

Here’s what my sweetheart said.

Que Sera, Sera,

Whatever will be, will be

The future’s not ours, to see

Que Sera, Sera

What will be, will be.

Now I have children of my own

They ask their mother, what will I be

Will I be handsome, will I be rich

I tell them tenderly.

Que Sera, Sera,

Whatever will be, will be

The future’s not ours, to see

Que Sera, Sera

What will be, will be.

dan tadi sore pulang gereja teringat lagu di bawah ini:

Semua Baik

Dari semula telah Kau tetapkan
Hidupku dalam tangan-Mu
Dalam rencana-Mu Tuhan

Rencana indah

Telah Kau siapkan

Untuk masa depanku yang penuh harapan

Semua baik

Segala yang telah Kau perbuat di dalam hidupku

Semua baik

Sungguh teramat baik

Kau jadikan hidupku berarti

 

 

Waktu inget lagu pertama, mikirnya : ya emang sih, kita ga bisa tau apa yang terjadi di hari depan. Our future’s not ours to see. Terus, waktu inget lagu kedua, merasa tenang, karena rencana  indah telah disiapkan untuk masa depan yang penuh harapan oleh Tuhan. Semua baik dan hidup menjadi berarti kalau kita jalan bersama Tuhan.

No responses yet

Jun 14 2007

risna

Quote of the day

Filed under quote

Hari ini dapat quote bagus :

“People may be unkind, just be kind
they may be cheat, just be honest
they may forget your good deeds, just do good.

“Semua orang bisa menyerah, itu hal termudah yang bisa dilakukan dunia.
tetapi, tetap bertahan ketika semua orang menganggap kita akan gagal, itu lah kekuatan sejati”

Dapat versi lebih lengkap lagi dari sini

The version found written on the wall in Mother Teresa’s home for children in Calcutta:

People are often unreasonable, irrational, and self-centered. Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives. Be kind anyway.

If you are successful, you will win some unfaithful friends and some genuine enemies. Succeed anyway.

If you are honest and sincere people may deceive you. Be honest and sincere anyway.

What you spend years creating, others could destroy overnight. Create anyway.

If you find serenity and happiness, some may be jealous. Be happy anyway.

The good you do today, will often be forgotten. Do good anyway.

Give the best you have, and it will never be enough. Give your best anyway.

In the final analysis, it is between you and God. It was never between you and them anyway.

-this version is credited to Mother Teresa

2 responses so far

Jun 11 2007

risna

Belajar

Filed under Chiang Mai

Ada pepatah berkata : tuntutlah ilmu sampai ke negeri orang. Well, sebenernya sih tujuan ke Chiang Mai bukan untuk menuntut ilmu, tapi ternyata disini begitu banyak hal baru yang menarik untuk dipelajari. Mungkin lebih tepatnya lagi kalau dalam hidup kita harus terus menerus belajar. Kebetulan aja sekarang lagi ditempatkan di Chiang Mai, jadi dapat kesempatan belajar hal-hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Sekarang ini lagi belajar bahasa Thailand. Kesulitan utama karena bahasa Thailand punya 5 tone yang membuat kata yang sama bisa punya arti yang berbeda jika tone nya berbeda. Lalu tantangan berikutnya adalah alphabet yang digunakan bukan alphabet latin, sehingga perlu usaha ekstra. Belum lagi mereka punya banyak sekali aturan sehingga sebuah simbol yang dikombinasikan dengan simbol lain bisa menghasilkan bunyi yang berbeda. Namanya juga belajar, harus ada tantangannya kali ya, kalau nggak, ya..semuanya langsung bisa dong, ga menarik lagi.

Anyway selain belajar bahasa Thailand, di sini juga banyak kesempatan untuk belajar Yoga. Hal lain yang perlu dipelajari juga adalah menyetir. Bukannya di Bandung ga bisa belajar menyetir, tapi kalau di Bandung ga ada yang bisa dibawa bo! kalau di sini kan ada fasilitas hehehe…

Oh ya yang paling penting disini adalah belajar untuk beradaptasi dengan kebudayaan baru yang notabene disini banyak orang datang dari berbagai negara dengan kultur yang berbeda-beda pula. Bagaimana beradaptasi dengan orang yang “berbeda” dari kita tanpa memandang perbedaan itu sendiri.

No responses yet

Jun 04 2007

risna

First Post

Filed under Weblogs

This is not my first blog. This is just another blog of mine. But still this is the first post on this blog.

No responses yet